PENGGUNAAN MICROSOFT ACCESS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENGELOLAAN ARSIP DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM OTOMATIS PADA MATKUL MANAJEMEN KEARSIPAN
Assalamuailaikum
Warahmatullahi Wabarokatuh
Welcome
to my blog
Seseorang
yang mau berusaha dan mau berbuat baik pasti dirinya akan sukses
MICROSOFT
ACCESS: PENGGUNAAN MICROSOFT ACCESS SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN PENGELOLAAN ARSIP
DENGAN MENGGUNAKAN SISTEM OTOMATIS PADA MATKUL MANAJEMEN KEARSIPAN
Oleh
: Nabilah Zulfa 7101418139
Dosen
Pengampu : Agung Kuswantoro, S.Pd., M. Pd
Saya
disini akan membuat sebuah tulisan yang bertema Media Pembelajaran. Tugas ini
merupakan tugas dari mata kuliah Media Pembelejaran Administrasi Perkantoran
dengan Pak Agung Kiswantoro sebagai dosen pembimbing. Terimakasih kepada Pak
agung yang telah memberikan tugas ini kepada saya, melalui tugas ini saya lebih
tau tentang media yang cocok digunakan untuk mata kuliah Pengantar Ilmu
Administrasi Perkantoran.
Media
pembelajaran adalah sebuah alat yang digunakan untuk proses belajar mengajar
dimana tujuannya itu untuk membantu siswa dalam menjelaskan materi yang akan
disampaikan. Media pembelajaran ini sangat wajib digunakan oleh guru atau dosen
untuk mengajar atau menjelaskan ke peserta didiknya. Melalui media pembelajran
ini lah proses belajar mengajar berlangsung dengan efektif.
Pendahuluan
Untuk
media pembelajaran sebenarnya ada banyak macamnya, mulai dari audio, audio
visual, media cetak, e-learning, dan masih banyak lagi. Tetapi semua macam
bentuk media itu harus digunakan sesuai dengan keadaan dan tempatnya, tidak
bisa ditempatkan di sembarang pelajaran. Berarti disini tugas pendidik atau
guru lah yang sangat berperan untuk memilih media apa yang cocok digunkan.
Sebenarnya untuk media apa yang cocok harus disesuaikan dengan keinginan dan
kebutuhan dari peserta didik, jangan sampai peserta didik itu ingin A malah
dikasih B. Dalam hal ini yang paling utama adalah pesannya bukan dari media.
Media disini adalah sebagai pendukung. Tetapi media juga tidak kalah pentingnya
untuk proses belajar mengajar.
Setelah
saya membaca buku Media Pembelajaran Administrasi Perkantoran (Kuswantoro,
2020) sebelum memilih media apa yang cocok kita terlebih dahulu membuat yang
namanya peta konsep. Peta konsep ini digunakan untuk memudahkan pendidik.
Pahami dan pelajari dari setiap karakteristik mata kuliah. Misalnya pada mata
kuliah Manajemen Kearsipan. Dalam menentukan medianya tidak bisa satu saja.
Penetuan media ini berdasarkan pada setiap materi. Materi yang satu dengan yang
lainnya untuk media tidak sama atau berbeda. Begitupun di mata kuliah Manajemen
Kearsipan. Di dalam mata kuliah ini ada banyak materi. Materi-materi tersebut
antara lain pengertian manajemen kearsipan, tujuan manajemen kearsipan, fungsi-fungsi
manajemen kearsipan, pengelolaan arsip dengan menggunakan sistem otomasi, dan
lain sebagainya. Jika sudah menentukan karakteristik dari masing-masing materi yang
selanjutnya adalah menentukan medianya.
Media
pembelajaran yang akan saya buat
Di
dalam mata kuliah Manajemen Kerasipan pastinya terdapat banyak materi. Dalam
kali ini saya akan menggunakan materi pengelolaan arsip dengan menggunakan
sistem otomatis. Untuk medianya sendiri saya memilih menggunakan Microsoft
Access.
Microsoft
acces menurut blog.unnes.ac.id adalah program keluaran Microsoft yang berguna
untuk membuat, mengolah, dan mengelola database (basis data). Di dalam
Microsoft Access ini semua bentuk kemudahan ada. Fungsi dari Microsoft Access
sendiri adalah untuk pembuatan basis data, untuk membuat aplikasi jumlah
peserta, untuk membuat program aplikasi penyimpanan buku perpustakaan, untuk
membuat program aplikasi absensi, untuk membuat program aplikasi persediaan
barang, dan lain sebagainya.
Dengan
menggunakan Microsoft Access ini lah penerapan media bisa untuk diterapkan. Di
dalam materi pengelolaan arsip dengan menggunakan sistem otomatis semuanya
berpusat pada teknologi. Pengelolaan arsipnya bukan dilakukan secara manual
lagi, tetapi sudah dilakukan dengan menggunakan teknologi atau elektronik. Sekarang
ini banyak dari lembaga yang menerapkan teknologi, baik itu lembaga pemerintah
maupun bukan. Karena dengan penggunaan teknologi ini dirasa lebih mudah dan
menghindari dari yang namanya file atau surat hilang. Pengertian arsip disini
bukan hanya surat saja tetapi jenisnya itu banyak bisa dokumen, gambar, video,
rekaman suara, dan masih banyak lagi.
Pengelolaan
arsip dengan menggunakan sistem otomatis memanfaatkan fasilitas komputer dan
teknologi informasi yang lainnya. Dengan menggunakan teknologi lah
pengelompokan atau klasifikasi arsip menjadi lebih kompleks. Untuk saat ini
penggunaan teknologi yang sangat mudah untuk diterapkan adalah Microsoft Access.
Karena pengarsipan ini membutuhkan banyak penyimpanan dan memori makanya sangat
cocok sekali menggunakan Access. Untuk materi kali ini saya bukan ke
pengarsipannya tetapi saya akan menekankan ke mahasiswa tentang pembuatan
Access. Kalau untuk sekedar menyimpan maka semua mahasiswa bisa, bahkan anak SMK
pun bisa. Makanya itu untuk tingkat mahasiswa bukan pengguna lagi melainkan
pencipta.
Dalam
penggunaan Access ini mahasiswa disuruh membuat aplikasi sederhana yang
tujuannya itu untuk memudahkan pekerjaan. Pembuatan aplikasi antara lain untuk
perpustakaan, login sebuah aplikasi, untuk aplikasi di desa, penyimpanan
dokumen, dan masih banyak lagi. Dalam hal ini untuk pembuatan aplikasi
diserahkan ke mahasiswanya, nanti mahasiswa yang akan memilih sendiri untuk
apa. Yang penting aplikasinya itu digunakan untuk pengarsipan baik dokumen
maupun tidak.
Mengapa
Memilih Media Tersebut?
Terdapat
banyak penyebab yang melatarbelakangi saya memilih media Microsoft Access. Hal-hal yang melatarbelakangi saya memilih
menggunakan media tersebut adalah:
1. Microsoft
Access lebih mudah untuk digunakan serta efektif dan efisien
Microsoft access ini lebih
mudah digunakan daripada aplikasi lainnya. Hal ini karena istilah-istilah serta
tombolnya mudah untuk diingat. Di Youtube atau di google juga banyak cara
menggunakannya jadinya yang pertamanya tidak bisa menjadi bisa. Dalam penggunaan
Microsoft ini juga penggunaannya efektif dan efisien. Efektif artinya dalam
waktunya sedangkan efisien dalam biayanya yang relatif lebih murah.
2. Untuk
anak perkantoran dituntut untuk menjadi pencipta bukan pengguna lagi
Di dalam jurusan
perkantoran bukan lagi mahasiswanya dituntut menjadi pengguna melainkan sudah
ke tahap pencipta. Untuk pengguna misalnya pada aplikasi lain seorang anak SMK
pun bisa menggunakannya tetapi sebagai mahasiswa bukan itu lagi tahapnya,
tahapnya sudah ke pencipta. Melalui Microsoft Access ini lah aplikasi dapat
dibuat.
3. Untuk
anak perkantoran bukan teori dalam mata kuliahnya melainkan praktek secara
langsung
Untuk perkantoran karena
kebanyakan berhubungan dengan mesin ketik, laptop, printer makanya bukan lagi
menerangkannya itu menggunakan teori melainkan sudah ke parktek. Sebenarnya
untuk materi perkantoran yang lain bisa tetapi untuk materi kali ini harus
benar-benar praktek. Karena jika tidak praktek kebanyakan mahasiswa menjadi
bingung dan akhirnya tidak bisa.
4. Microsoft
Acces memiliki banyak vitur dan fungsi
Di dalam Microsoft Access terdapat banyak vitur dan fungsi sehingga dengan adanya itu dapat memmudahkan
untuk pembuatan aplikasi. Tombol atau kegunaannya bukan hanya satu saja
melainkan banyak. Ada vitur yang digunakan untuk login, sebelum, sesudah,
print, save, gambar, dan sebagainya.
Dengan adanya hal-hal tersebutlah
yang melatarbelakangi saya memilih Microsoft Access sebagai media pembelajaran. Dengan
menggunakan Microsoft Access ini sistem belajar mengajar dapat berjalan dengan
baik dan maksimal.
Semoga
blog yang saya buat ini membantu teman-teman semua. Kalau ada kata-kata atau
tulisan yang salah saya mohon maaf yang sebesar-besarnya. Sekian dari saya dan
terimakasih.
Wassalamualaikum warahmatullahi Wabarokatuh

Komentar
Posting Komentar